assalamualaikum..
aku rasa ujian kali ini masih kurang persiapan mulai dari siswa dan guru. di lihat hasil nilai saja banyak sekali siswa harus mengulang alias remdy., pernahkah bapak bertanya pada diri sendiri?. Kenapa mereka banyak sekali yang harus mengulang. IPA? hampir sebgian dari mereka remedy FISIKA. apa itu kesalahan dari mereka semua, IPS? sama saja EKONMI mereka sebagiannya di bwah 75 aliasa REMEdy. kekurangan nilai bukan kesalhan murid semua tapi kurang menariknya guru hehehhe..
untuk kesiapan tahun ini pun sangat mnyedihkan.masak! kartu peserta ujian khussnya IPS dan MABI tertukar?.
sedikit mnyenangkan dan menyedihkan...
klo senengya karena bentar lgi liburan...
tapi SEDIHnya BBBBBannayAK bNAGet...
mungkin itu kesan selam UAS berlangsung
sang revolter
Sabtu, 18 Desember 2010
cerita PEngalamn SMA
Hampir semua guru di MaN 3 sangat kami hormati,
terlebih Bpk. En Efendi kita yang pendiam tapi brilian.
Beliau termasuk guru idola saya (kepingin suatu saat menjadi math teacher seperti beliau)
Ceritanya begini :
Seperti biasa beliau serius menulis rumus awal dan rumus-rumus turunan di whiteboard dan lansung soal.
Kelas yang terkenal heboh dan kritis karena ada Nikmah, yulanda, bahjah,robert dkk (he he he, jurusan S1 bo) – bener-benar hening dan ikut serius: entah serius menyimak rumus matematika yang terus beranak, atau karena hormat dengan Bpk En Effendi , kurang jelas, mungkin dua-duanya.
Saking heningnya, mungkin suara jarum jatuhpun akan kedengaran…
Sekonyong-konyong, dalam keheningan kelas menjelang jam 11-an itu, ingat Robert?
Nah teman kita yang ugal-ugalan ini, tiba-tiba berekspresi ala di warung kopi…robbet ketiduran dan kentut: …..tuuuuttttttttttt………
Lembut dan tidak begitu kencang, hanya sekali saja – tidak ikut beranak layaknya rumus di atas…
Tapiiiii…… karena kelas sedemikian hening, otomatis suara keluar anginnya robert itu kedengaran jelas ke seluruh pelosok ruangan….
Semua anak-anak di kelas yang kritis itu menahan ketawa,
Tidak ada satu pun yang berani ngakak: saking hormat akan kewibawaan Bpk. En
Apa yg terjadi kemudian?
Tiba-tiba Bp EN menoleh pelan ke belakang ke arah kami – sambil tersenyum…
Sontak, seisi kelas yang sudah menahan beberapa saat, pecah dalam tawa tak terperi, semua ngakak karena episode tak terduga itu…
dan pak En mendekati Robert dan mencoret spidol hitam di pipinya dann menyruh robert cuci muka.
“…Maaf Pak, saya pusing…” sahut robert ketakutan.
robert,robert….mangkanya rumus jangan ditelan kawan……………he he he
kenapa setiap peljaran saya kamu selalu tidur?
tidak adan kiritk dan saran karean MAn 3 masih perlu masa perubahan.
terlebih Bpk. En Efendi kita yang pendiam tapi brilian.
Beliau termasuk guru idola saya (kepingin suatu saat menjadi math teacher seperti beliau)
Ceritanya begini :
Seperti biasa beliau serius menulis rumus awal dan rumus-rumus turunan di whiteboard dan lansung soal.
Kelas yang terkenal heboh dan kritis karena ada Nikmah, yulanda, bahjah,robert dkk (he he he, jurusan S1 bo) – bener-benar hening dan ikut serius: entah serius menyimak rumus matematika yang terus beranak, atau karena hormat dengan Bpk En Effendi , kurang jelas, mungkin dua-duanya.
Saking heningnya, mungkin suara jarum jatuhpun akan kedengaran…
Sekonyong-konyong, dalam keheningan kelas menjelang jam 11-an itu, ingat Robert?
Nah teman kita yang ugal-ugalan ini, tiba-tiba berekspresi ala di warung kopi…robbet ketiduran dan kentut: …..tuuuuttttttttttt………
Lembut dan tidak begitu kencang, hanya sekali saja – tidak ikut beranak layaknya rumus di atas…
Tapiiiii…… karena kelas sedemikian hening, otomatis suara keluar anginnya robert itu kedengaran jelas ke seluruh pelosok ruangan….
Semua anak-anak di kelas yang kritis itu menahan ketawa,
Tidak ada satu pun yang berani ngakak: saking hormat akan kewibawaan Bpk. En
Apa yg terjadi kemudian?
Tiba-tiba Bp EN menoleh pelan ke belakang ke arah kami – sambil tersenyum…
Sontak, seisi kelas yang sudah menahan beberapa saat, pecah dalam tawa tak terperi, semua ngakak karena episode tak terduga itu…
dan pak En mendekati Robert dan mencoret spidol hitam di pipinya dann menyruh robert cuci muka.
“…Maaf Pak, saya pusing…” sahut robert ketakutan.
robert,robert….mangkanya rumus jangan ditelan kawan……………he he he
kenapa setiap peljaran saya kamu selalu tidur?
tidak adan kiritk dan saran karean MAn 3 masih perlu masa perubahan.
Hore, Halte Bus Transjakarta Sudah Dilengkapi CCTV
Kabar baik bagi Anda khususnya para wanita yang kerap atau pernah mengalami pelecehan seksual ketika sedang mengantri di halte Transjakarta. Kini, pengelola Transjakarta sudah menempatkan kamera CCTV di berbagai halte bus Transjakarta yang ada di berbagai penjuru kota. Asisten Manajer Pengendalian Bus TransJakarta, Bano Yogaswara, Rabu (14/7), di Jakarta mengatakan kamera CCTV yang dipasang telah berfungsi dengan baik dan bisa dipantau secara online lewat website TransJakarta. Jadi, apabila terjadi pelecehan seksual, pencopetan, atau kehilangan di halte bus bisa dengan mudah diketahui. Walaupun begitu, ia tidak bisa memastikan keamanan untuk para penumpang wanita ketika berada di dalam bus Transjakarta karena itu diluar kendali lembaganya. “Tanggung jawab BLU (Badan Layanan Umum TransJakarta Busway) hanya di halte bus. Kalau di dalam bus itu harus dibicarakan dulu dengan operator bus,” jelas Bano, seperti dikutip dari Antara. Selain menaruh CCTV di berbagai halte bus Transjakarta, pihak manajemen telah sepakat akan membentuk Satgas Wanita dalam waktu dekat. Menurut Bano, hal ini dilakukan demi terciptanya kenyamanan bagi para penumpang wanita saat berada di halte bus Transjakarta. Para satgas wanita ini memiliki tugas mengatur penumpang wanita agar tak berdesakan, sekaligus memberi tips aman ketika menaiki bus TransJakarta.
Langganan:
Komentar (Atom)



